
Bireuen, 26–31 Juli 2025 — Unit Pengembangan Kompetensi Sumber Daya Manusia Kesehatan Aceh (UPK SDMK Aceh) bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Bireuen sukses melaksanakan Pelatihan Gizi Bencana bagi tenaga kesehatan puskesmas se-Kabupaten Bireuen.
Pelatihan yang berlangsung selama enam hari ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan tenaga kesehatan dalam upaya penanggulangan masalah gizi pada situasi bencana, baik pada fase tanggap darurat maupun pasca-bencana. Tenaga kesehatan dibekali kemampuan dalam penilaian status gizi, tata laksana masalah gizi, intervensi pada kelompok rentan, serta koordinasi lintas sektor.
Materi pelatihan meliputi:
✅ Manajemen pelayanan gizi pada saat bencana
✅ Pemeriksaan antropometri dalam kondisi darurat
✅ Mitigasi risiko gizi pada populasi rentan (balita, ibu hamil/menyusui, lansia)
✅ Strategi penyediaan layanan pangan dan pemulihan gizi
✅ Pelaporan dan rencana tindak lanjut
Selain sesi materi, peserta juga mengikuti praktik dan simulasi penanganan kasus gizi pada setting bencana untuk meningkatkan pemahaman teknis di lapangan.
Perwakilan UPK SDMK Aceh menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan dukungan nyata dalam memperkuat kesiapsiagaan daerah menghadapi bencana yang berpotensi menimbulkan masalah gizi. Dengan meningkatnya kapasitas tenaga kesehatan, pelayanan kepada masyarakat diharapkan dapat berlangsung lebih efektif dan responsif.
Kegiatan ditutup dengan evaluasi pembelajaran dan serah terima sertifikat kepada seluruh peserta. Pelatihan ini diharapkan memberikan dampak positif bagi peningkatan kualitas layanan pada masa bencana serta turut mendukung upaya penurunan risiko kesehatan masyarakat di Kabupaten Bireuen.







