
Bireuen, Aceh — Upaya mewujudkan layanan kesehatan lingkungan yang lebih kuat terus dilakukan oleh Unit Pengembangan Kompetensi SDM Kesehatan (UPK SDMK) Aceh. Salah satu langkah nyata diwujudkan melalui Pelatihan Pelaksanaan Pengawasan Kualitas Air Minum Angkatan I, yang berlangsung pada 9–12 September 2025 di Wisma Bireuen Jaya, Kabupaten Bireuen.
Pelatihan ini diikuti oleh tenaga kesehatan dari berbagai Puskesmas di kabupaten/kota, dengan tujuan memperkuat kompetensi peserta dalam pengawasan kualitas air minum guna memastikan akses air bersih dan aman bagi masyarakat. Program ini merupakan bagian dari komitmen UPK SDMK Aceh dalam meningkatkan kemampuan SDM kesehatan untuk pencegahan penyakit berbasis lingkungan.
Materi Komprehensif dengan Praktik Lapangan
Selama empat hari, peserta dibekali beragam materi strategis yang disusun sesuai kebutuhan di lapangan, meliputi:
Kebijakan dan regulasi terkait kualitas air minum
Teknik pengambilan dan pengiriman sampel
Analisis parameter fisik, kimia, dan mikrobiologi
Sistem pelaporan dan tindak lanjut
Identifikasi potensi risiko kesehatan akibat kontaminasi air
Pelatihan dipandu oleh pemateri berkompeten yang memiliki pengalaman luas di bidang kesehatan lingkungan. Selain sesi teori, peserta juga mendapatkan pelatihan praktik untuk meningkatkan keterampilan teknis dalam melakukan pengawasan kualitas air minum di fasilitas dan komunitas.
Antusiasme Tinggi Dorong Penerapan di Masyarakat
Peserta mengikuti pelatihan dengan penuh semangat. Diskusi interaktif dan studi kasus lapangan membuat proses belajar semakin menarik dan aplikatif. Antusiasme ini mencerminkan tingginya komitmen tenaga kesehatan untuk meningkatkan pelayanan di wilayah masing-masing.
Peserta berharap ilmu yang diperoleh dapat segera diimplementasikan untuk memperkuat pengawasan kualitas air minum serta mendorong masyarakat lebih peduli terhadap sanitasi dan kesehatan lingkungan.
Perkuat Upaya Pencegahan Penyakit Berbasis Air
Dalam sambutannya, Kepala UPK SDMK Aceh menyampaikan bahwa kualitas air minum sangat menentukan derajat kesehatan masyarakat. Oleh karena itu, peningkatan kapasitas tenaga kesehatan menjadi langkah strategis dalam mencegah penyakit yang ditularkan melalui air.
“Pengawasan kualitas air minum tidak hanya memastikan kelayakan konsumsi, tetapi juga merupakan bentuk perlindungan kesehatan masyarakat dari berbagai risiko penyakit. Kami berharap keterampilan yang diperoleh peserta dapat langsung diterapkan di lapangan,” ujarnya.
Langkah Awal Kuatkan SDM Kesehatan di Aceh
Pelatihan Pengawasan Kualitas Air Minum Angkatan I ini menjadi langkah awal UPK SDMK Aceh dalam menguatkan jejaring tenaga kesehatan yang kompeten di bidang kesehatan lingkungan. Ke depan, pelatihan serupa direncanakan dilaksanakan secara berkala guna memperluas cakupan peserta dan meningkatkan kualitas layanan Puskesmas di seluruh Aceh.
📌 Rangkaian Kegiatan:
Tanggal: 9–12 September 2025
Lokasi: Wisma Bireuen Jaya, Kabupaten Bireuen
Peserta: Tenaga kesehatan Puskesmas se-kabupaten
Penyelenggara: Unit Pengembangan Kompetensi SDM Kesehatan Aceh (admin’s)




