
Poltekkes Kemenkes Aceh Selenggarakan Pelatihan BTCLS untuk Dosen, Tingkatkan Kompetensi Penanganan Trauma & Kegawatdaruratan
Banda Aceh — Unit Pengembangan Kompetensi SDM Kesehatan Poltekkes Kemenkes Aceh resmi menggelar Pelatihan Basic Trauma Cardiac Life Support (BTCLS) bagi dosen Poltekkes Kemenkes, yang berlangsung pada 5–10 Desember 2025. Kegiatan diselenggarakan secara blended learning (luring dan daring) dan dipusatkan di kampus utama Poltekkes Kemenkes Aceh.
Kegiatan ini dibuka langsung oleh Direktur Poltekkes Kemenkes Aceh, Dr. Abdurrahman, SKP., M.Pd. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa pelatihan BTCLS merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kemampuan tenaga pendidik dalam menghadapi kasus kegawatdaruratan. Menurutnya, dosen tidak hanya dituntut menguasai teori, namun juga mampu memberikan tindakan cepat dan tepat khususnya pada kondisi trauma dan henti jantung.
“Saya berharap peserta mengikuti kegiatan ini secara aktif. Sertifikat bukanlah tujuan akhir, namun bagaimana ilmu yang diperoleh mampu diterapkan di lingkungan kampus maupun masyarakat, terlebih dalam kondisi bencana,” pesan Direktur dalam pembukaan pelatihan.
Selaku penyelenggara, Dr. Ibrahim, SKM., M.Kes menyampaikan harapan agar seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan hingga tuntas sehingga berhak memperoleh sertifikat melalui Platform Sehat berupa JP dan SKP. Ia menegaskan bahwa pelatihan ini bukan hanya peningkatan kompetensi formal, tetapi juga penguatan kapasitas dosen dalam mendukung pendidikan vokasi kesehatan yang profesional dan responsif terhadap kegawatdaruratan.
Pelatihan ini menghadirkan pemateri dan fasilitator yang kompeten serta berpengalaman di bidangnya, di antaranya:
🔹 Instruktur & Pemateri BTCLS
- MOT Devi Purnamasari, SKM., MPH.
- Helly Susanti, SKM, M.Pd., Ph.D
- Ners. Zuheri, S.Kep., M.Kes.
- Ners. Azhari, S.Kep.
- Dan TIM
Kredibilitas pemateri menjadi nilai tambah dalam pelatihan ini, sehingga peserta mendapatkan pembekalan ilmiah, keterampilan praktik lapangan, serta pemahaman mendalam dalam penanganan kegawatdaruratan trauma dan cardiac.
Pelaksanaan BTCLS ini diharapkan mampu menghasilkan tenaga pendidik yang lebih sigap, responsif, serta siap menghadapi situasi darurat baik dalam pengajaran klinik, pelayanan kesehatan, maupun menolong masyarakat saat keadaan kritis.
Penutup
Melalui pelatihan BTCLS, Poltekkes Kemenkes Aceh kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat kompetensi SDM kesehatan yang profesional, terampil, dan berintegritas dalam penanganan gawat darurat. Ilmu yang diperoleh peserta diharapkan menjadi energi baru dalam dunia pendidikan dan pengabdian kesehatan bagi masyarakat luas.(admin’s)








