
Banda Aceh, 19–23 Mei 2025 — Dinas Kesehatan Aceh Besar bekerja sama dengan Unit Pengembangan Kompetensi Sumber Daya Manusia Kesehatan Aceh (UPK SDMK Aceh) telah sukses menyelenggarakan Pelatihan Konseling Menyusui yang berlangsung selama lima hari di Seventeen Hotel, Kota Banda Aceh. Kegiatan ini diikuti oleh tenaga kesehatan dari puskesmas di wilayah Kota Banda Aceh.
Pelatihan ini bertujuan memperkuat kapasitas tenaga kesehatan dalam memberikan edukasi dan pendampingan optimal kepada ibu hamil, ibu menyusui, serta keluarga untuk memastikan proses menyusui berjalan efektif dan berkelanjutan. Hal ini sejalan dengan upaya peningkatan derajat kesehatan ibu dan anak sekaligus mendukung program prioritas nasional dalam penurunan stunting.
Untuk memaksimalkan pemahaman praktis, kegiatan pelatihan menghadirkan ibu menyusui dan balita secara langsung. Peserta memiliki kesempatan berharga untuk mempraktikkan teknik menyusui yang benar, mengamati posisi dan pelekatan bayi, mengidentifikasi masalah menyusui, serta melakukan konseling langsung di bawah bimbingan instruktur berpengalaman.
Materi yang diberikan dalam pelatihan meliputi:
✅ Manfaat dan prinsip dasar ASI
✅ Teknik konseling menyusui yang efektif
✅ Identifikasi dan penanganan masalah menyusui
✅ Peran keluarga dalam dukungan menyusui
✅ Pencatatan dan pelaporan layanan konseling
Melalui pendekatan praktik langsung, peserta pelatihan tidak hanya memperoleh pengetahuan tetapi juga keterampilan terapan yang sangat relevan untuk diterapkan dalam pelayanan keseharian di puskesmas. Pelatihan ini menjadi langkah signifikan untuk meningkatkan cakupan pemberian ASI eksklusif di Kota Banda Aceh.
Perwakilan Dinas Kesehatan Aceh Besar menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan wujud komitmen dalam penguatan SDM kesehatan agar lebih siap menjalankan tugas pendampingan kepada ibu dan anak. Dengan meningkatnya kompetensi tenaga kesehatan, pelaksanaan program gizi dan kesehatan anak di tingkat pelayanan dasar diharapkan menjadi lebih optimal.
Kegiatan ditutup dengan evaluasi, refleksi pembelajaran, dan pembagian sertifikat kepada seluruh peserta. Output pelatihan menunjukkan bahwa peserta semakin percaya diri dalam melakukan konseling menyusui serta mampu menjadi penggerak edukasi menyusui di wilayah kerja masing-masing.
Pelatihan konseling menyusui ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi peningkatan layanan kesehatan ibu dan anak di Kota Banda Aceh, serta berkontribusi pada keberhasilan upaya pencegahan stunting dan peningkatan status gizi balita. (admin’s)







