
Banda Aceh – Dalam rangka memperkuat layanan kesehatan primer di masyarakat, Unit Pengembangan Kompetensi SDM Kesehatan Aceh menyelenggarakan Pelatihan Keterampilan Dasar Kader Posyandu melalui Program Strengthening of Primary Healthcare (SOPHI) Kementerian Kesehatan Tahun 2024.
Pelatihan ini berlangsung pada 20–24 Oktober 2024 di Hotel Grand Nanggroe Banda Aceh, dan diikuti oleh 60 peserta yang terbagi dalam 2 angkatan, masing-masing berjumlah 30 orang. Seluruh peserta merupakan kader posyandu yang berasal dari berbagai Puskesmas di wilayah Aceh.
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas kader posyandu dalam mendukung pelayanan kesehatan di lini terdepan, terutama dalam upaya promotif dan preventif. Dengan pembekalan keterampilan dasar yang mumpuni, diharapkan kader mampu menjadi penggerak kesehatan di lingkungan masyarakat serta berperan aktif dalam mendukung program kesehatan nasional.
Kepala Unit Pengembangan Kompetensi SDM Kesehatan Aceh, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kader posyandu memiliki peran strategis sebagai ujung tombak upaya kesehatan berbasis komunitas.
“Melalui pelatihan ini, kami ingin memastikan setiap kader memiliki kompetensi dasar yang baik sehingga mampu memberikan edukasi dan pelayanan yang sesuai standar kepada masyarakat,” ujarnya.
Selama lima hari pelaksanaan, peserta mendapatkan penguatan materi terkait tugas dan fungsi kader posyandu, pencatatan dan pelaporan, pemantauan tumbuh kembang, gizi, kesehatan ibu dan anak, hingga teknik komunikasi dan konseling. Selain pemberian materi, pelatihan juga dilengkapi dengan praktik langsung agar peserta dapat mengimplementasikan keterampilan yang dipelajari di lapangan.
Perwakilan Program SOPHI Kementerian Kesehatan RI menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya pelatihan ini sebagai bagian dari komitmen peningkatan pelayanan kesehatan primer di seluruh Indonesia. Ia berharap para kader dapat menjadi mitra strategis tenaga kesehatan dalam mendorong peningkatan derajat kesehatan masyarakat.
“Kader posyandu adalah garda terdepan dalam pelayanan kesehatan berbasis masyarakat. Keterlibatan aktif mereka menjadi kunci dalam menyukseskan berbagai program prioritas nasional, terutama terkait kesehatan ibu dan anak,” tegasnya.
Dengan terselenggaranya pelatihan ini, UPK SDM Kesehatan Aceh berharap kompetensi kader posyandu semakin meningkat, sehingga pelayanan kesehatan dasar di wilayah Aceh dapat berjalan lebih optimal dan merata. Para peserta juga diharapkan dapat menularkan ilmu yang diperoleh kepada kader lain di masing-masing wilayah sehingga manfaat program dapat lebih luas.
Unit Pengembangan Kompetensi SDM Kesehatan Aceh
Program Strengthening of Primary Healthcare (SOPHI) – Kementerian Kesehatan RI




