
Bireuen, 14 November 2025 – Unit Pengembangan Kompetensi (UPK) SDM Kesehatan Aceh kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan mutu layanan kesehatan primer melalui penyelenggaraan Pelatihan Pelayanan Antenatal Care, Persalinan Nifas, dan Skrining Hipotiroid Kongenital (SHK) bagi Bidan di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) Kabupaten Bireuen Angkatan I. Kegiatan ini berlangsung pada 10–14 November 2025 di Hotel Djarwal, Bireuen.
Pelatihan ini menghadirkan pemateri-pemateri handal yang memiliki kompetensi dan pengalaman luas dalam pelayanan kesehatan ibu dan bayi. Dalam setiap sesi, para pemateri menyampaikan materi berdasarkan evidence-based practice serta pedoman terbaru dari Kementerian Kesehatan, sehingga peserta mendapatkan ilmu yang relevan dan dapat langsung diterapkan di lapangan.
Tidak hanya teori, peserta juga dibekali dengan praktik keterampilan yang meliputi penilaian antenatal, penatalaksanaan persalinan aman, deteksi dini komplikasi nifas, hingga tata laksana skrining hipotiroid kongenital sebagai upaya penting dalam mencegah keterlambatan tumbuh kembang bayi.
Antusiasme peserta terlihat sejak hari pertama. Para bidan yang hadir telah terdaftar melalui aplikasi Pelataran menggunakan akun Satu Sehat masing-masing, sehingga proses administrasi berlangsung rapi dan berbasis sistem. Selama pelatihan, peserta sangat aktif berdiskusi, melakukan simulasi, dan berbagi pengalaman mengenai tantangan di lapangan.
Melalui pelatihan ini, UPK SDM Kesehatan Aceh berharap dapat menghasilkan tenaga kesehatan yang lebih terampil, responsif, dan mampu mengaplikasikan kompetensi yang diperoleh dalam pelayanan kepada masyarakat. Dengan meningkatnya pengetahuan dan keterampilan bidan FKTP, mutu pelayanan kesehatan ibu dan bayi di Bireuen diharapkan semakin optimal.
Kegiatan ditutup dengan harapan bahwa kolaborasi antarsektor dan peningkatan kompetensi yang berkelanjutan akan semakin memperkuat upaya mewujudkan pelayanan kesehatan yang berkualitas dan merata di Aceh. (Admin’s)




